Tokoh Budaya Solo 'Sabar Narimo' Beri Ganjar Sebilah Keris Luk 9

- 13 Desember 2021, 17:15 WIB
Tokoh budaya sekaligus dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabar Narimo memberikan sebilah keris kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Tokoh budaya sekaligus dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabar Narimo memberikan sebilah keris kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. /Humas Prov Jateng/

PORTAL PEKALONGAN - Tokoh budaya sekaligus dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabar Narimo memberikan sebilah keris kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Keris dengan Luk 9 itu diberikan tokoh budaya asal Solo, Sabar Narimo kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai penghargaan atas gaya kepemimpinan Ganjar yang ‘Njawani’.

Hal itu diungkapkan tokoh budaya, Sabar Narimo usai bertemu dan memberikan keris Luk 9, kepada Gunernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di ruang kerjanya, Senin 13 Desember 2021.

Baca Juga: Festival Bonsai dan UMKM Digelar, Dongkrak Potensi Pariwsata di Jetis Cilacap

Sabar Narimo mengatakan, dalam memimpin Jawa Tengah Ganjar Pranowo mempunyai gaya yang kental dengan masyarakat Jawa.

“Baik dari cara kedekatannya dengan masyarakat cara bicaranya kemudian cara berpakaianya dan macam-macam,” kata Sabar.

Oleh karena itu, Sabar Narimo mewakili rekan-rekannya di ‘Sanggar Pasinaon Basa Jawi Sabar Narimo’ menganugerahkan keris Jawa tersebut kepada Ganjar Pranowo.

Menurut Sabar, keris tersebut dibuat sekitar tahun 1480-an.

Lebih lanjut, Sabar Narimo mengatakan, keris Jawa itu memiliki Luk 9. Tangguhnya 'tuban' dan pamornya 'wengkon isen' yang maknanya adalah winengku atau dalam perlindungan. Sedangkan 'isen' berarti memiliki daya kekuatan yang tinggi.

“Maksudnya adalah pak Ganjar Pranowo selaku Gubernur Jawa Tengah mendapatkan sebuah perlindungan, itu yang kira-kira kemudian disampaikan,” ujar Sabar Narimo.

Baca Juga: Persib Bandung Resmi Ikat David da Silva Dua Tahun Kontrak

Sabar Narimo kepada Ganjar juga menjelaskan, filosofi sarung keris berwarna putih melambangkan kesucian dan kesederhanaan Ganjar Pranowo dalam memimpin Jawa Tengah.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menerima keris tersebut, menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Sabar Narimo.
Tak hanya itu, Ganjar mengapresiasi semangat Sabar dalam melestarikan budaya Jawa di sanggarnya.

Hal itu sesuai dengan program Ganjar yang pernah mengupayakan agar penggunaan bahasa Jawa diterapkan setiap hari kamis di lingkungan Pemprov Jateng.

Baca Juga: Masyarakat Banyumas Kirim Dua Truk Boks Barang dan Uang untuk Korban Erupsi Gunung Semeru

“Jadi kita bisa menunjukkan kepada publik, lho ngene iki lho awake dewe ki sugih buanget (Ini lho kita punya budaya yang sangat kaya) dan masih ada. Jadi tidak hanya diomongkan tapi juga dikembangkan,” ujar Ganjar.

Di akhir pertemuan, Ganjar dengan hati-hati menjelaskan kepada Sabar Narimo bahwa pemberian tersebut harus dikonsultasikannya terlebih dulu.

Sebab, pemberian keris tersebut bisa diartikan sebagai gratifikasi.

“Nuwunsewu nanti saya harus konsultasi dulu, lha misalnya ini tidak boleh maka saya akan serahkan ke panjenengan untuk dijaga,” tandasnya.***

Editor: Dimas Diyan Pradikta

Sumber: Humas Provinsi Jawa Tengah


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah