150 Guru dari 40 Pesantren Jateng dan DIY Berguru Pengajaran bahasa Arab di Mumtaza

- 26 Mei 2024, 20:00 WIB
150 guru bahasa Arab dari 40 pesantren se Jateng dan DIY mengikuti pelatihan pengajaran bahasa Arab di Pesantren Mumtaza yang terletak di Dusun Prapas, Gumiwang, Kecamatan Purwanegara, Banjarnegara.
150 guru bahasa Arab dari 40 pesantren se Jateng dan DIY mengikuti pelatihan pengajaran bahasa Arab di Pesantren Mumtaza yang terletak di Dusun Prapas, Gumiwang, Kecamatan Purwanegara, Banjarnegara. /Ali A/

PORTAL PEKALONGAN - BANJARNEGARA - Sebagai Balai Pendidikan Penyemaian Muhafidz Quran, yaitu generasi perintis, pengembang, dan penerus tugas dakwah yang berakhlaq, kompeten dan kontributif bagi agama, masyarakat, bangsa dan negara, Pondok Pesantren Mumtaza Banjarnegara,  sangat dinamis dalam pembangunan sumber daya manusia, termasuk bagi guru.

Sabtu, 25 Mei 2024, sebanyak 150 guru bahasa Arab dari 40 pesantren se Jateng dan DIY mengikuti pelatihan pengajaran bahasa Arab di Pesantren Mumtaza yang terletak di Dusun Prapas, Gumiwang, Kecamatan Purwanegara, Banjarnegara.

Acara dibuka dengan sambutan Pimpinan Pesantren Mumtaza KH Afit Juliat Nurcholis MA, yang menyampaikan pentingnya menghidupkan pengajaran Bahasa Arab di Pesantren dengan menekankan pada 4 keterampilan berbahasa yakni membaca, menulis, berbicara, dan mendengar.

Baca Juga: Hasil Program Internasionalisasi Santri Rumah Pintar Dr Tus: 53 Santri Sabilurrosyad Lulus Diuji Juri Kamboja

Pengisi pelatihan ini adalah KH Safruddin Wibowo MA, Direktur Pengajaran Pesantren Mumtaza.

Di awal sesi pelatihan ditampilkan kemampuan bahasa Arab santri Mumtaza yang menunjukkan kemahirannya dalam berbicara bahasa Arab dan membaca teks Arab secara detail dengan kaidah nahwu dan sharf.

Pada sesi selanjutnya para peserta diajak untuk mereview pembelajaran bahasa Arab yang pernah didapatkan ketika belajar di pesantren.

Kemudian Ustadz Safruddin mengajarkan metode pengajaran bahasa Arab dengan pendekatan aktivitas di dalam kelas agar pembelajaran menyenangkan dan menjadi hidup, sehingga bahasa Arab terasa mudah untuk dikuasai.

Baca Juga: Rekomendasi Game Hack and Slash Terfavorit di HP Android

Halaman:

Editor: Ali A

Sumber: Wawancara


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah